Terjemahkan dalam bahasa asing

Tampilkan postingan dengan label Parangtritis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Parangtritis. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Januari 2012

Landasan Paralayang Pantai Parangtritis


Paralayang Parangtritis
Masih ingat dengan gambar di samping? Ya, aktivitas paralayang pernah penulis tulis sebelumnya di artikel jalan-jalan di Pantai Parangtritis. Belum ke Jogja namanya kalo belum mengunjungi pantai ini.

Pada waktu itu pemain paralayang terjun dari bukit di ujung timur parangtritis. Penasaran dengan tempat landasannya, penulispun mencari info dari sana-sini. Ada yang menyebut lokasi itu sebagai Tebing Parang Endog, entah apa namanya yang jelas saya anggap itu sebagai landasan paralayang.

Untuk menuju lokasi tersebut ikuti saja jalan aspal dari pantai parangtritis kea rah timur. Jalanan akan menanjak. Ikuti saja jalan tersebut sampai menemukan pertigaan, kemudian belok kanan. Setelah jalanan aspal yang halus kemudian anda akan melintasi jalan aspal yang tidak rata hingga jalan aspal yang benar-benar hancur. 
jalanan cor semen, sempit dan menanjak
Bila bertemu pertigaan yang arahnya lurus dan kanan, pilih lurus. Jalanannya akan halus lagi dan anda akan menemukan jalan berupa cor-coran. Yang perlu di ingat, berhati-hatilah mengendarai kendaraan karena jalan yang tidak rata dan semakin menanjak. Hati-hati juga dengan tikungan tajam yang tanjakan curam.




Jalan setapak menuju landasan
Anda akan menemui sebuah lahan parkir dan warung, tempat anda dapat menitipkan kendaraan anda. Lokasi landasan sudah dekat, dan hanya dapat dicapai dengan berjalan kaki. Jalan setapak menanjak di belakang warung kira-kira sepanjang 50 meter. Setelah berjalan mendaki, anda akan menemukan lahan yang dicor (disemen), itulah landasan yang digunakan sebagai landasan bagi mereka yang melakukan olahraga paralayang. Namun sayang pada waktu penulis mengunjungi tempat ini tidak ada yang sedang atau akan meluncur.

Dari landasan paralayang pantai Parangtritis itu, anda akan mendapatkan pemandangan yang luar biasa. Anda akan seolah-olah terbang dan melihat pantai parangtritis dengan banyak kerumunan orang di bawah. Dari tempat ini manusia tampak kecil sekali bagai seekor semut. Sungguh anda akan mendapatkan pemandangan alam yang sangat indah.

Hidden place sight of parangtritis
Pesan penulis kalau anda mau datang ke tempat ini, pertama pastikan kendaraan anda dalam keadaan prima. Jangan sampai kendaraan anda rusak/ macet di jalan karena jalanan sangat menanjak dan curam. Bagi anda yang mengendarai sepeda motor harus berkonsentrasi penuh, karena jalanan yang tidak rata dan jangan sampai tergelincir masuk ke jurang. Bagi yang mengendarai mobil  hati-hati karena mesin cepat panas dan jalan hanya cukup untuk satu mobil.

Muda-mudi menikmati suasana Pantai dari atas bukit
Kedua, pastikan anda membawa kamera dengan batere penuh. Anda akan kehilangan momen mengabadikan pemandangan dari ketinggian. Ketiga datang kesini pada cuaca yang cerah, tempat ini sangan cocok bagi anda yang ingin berburu sunset. Terakhir, jangan lupa membawa bekal terutama minum, dan jangan buang sampah sembarangan, termasuk mencoret-coret lokasi. Dengan mencoret-coret lokasi akan merusak pemandangan.

Senin, 28 November 2011

Akhirnya kesampaian juga bisa lihat sunset di Pantai Parangtritis



Parangtritis memang punya daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke Jogja. Minggu 27 November 2011, kami datang ke pantai ini. Ya benar, hari minggu memang waktunya liburan. Pantai pun jadi penuh sesak. Tua, muda dan juga anak-anak, baik yang datang bersama keluarga atau bersama pasangan masing-masing. Tak hanya wisatawan domestic, wisatawan mancanegarapun juga datang untuk menyaksikan keindahan pemandangan laut dari pantai ini.

Sekitar pukul 16.00 kami datang ke tempat ini, suasana pantai riuh ramai, ada yang menaiki ATV, ada yang berkeliling pantai dengan menggunakan andong(delman), ada juga yang bermain air laut berjibaku dengan ombak. Peringatan akan bahaya mandi di laut sudah dipasang, namun tetap saja masih banyak yang melanggarnya. Untungnya pihak penjaga pantai selalu siap sedia dan memantau pengunjung yang bermain ombak. Apabila ada pengunjung yang berenang terlalu jauh, maka akan diperingatkan.

Di sisi lain pantai, ada juga yang memancing ikan. dan yang paling menarik perhatian adalah beberapa orang yang melakukan olahraga paralayang atau sky diving.

Berjalan di sepanjang  pantai ke arah timur, kali pertama ku datangi lokasi itu. Tebing karang yang sangat menawan. Di bawah tebing ini banyak digunakan oleh muda-mudi yang duduk berteduh dibawah batu karang.


Pukul 17.30, mataharipun tampak lelah menyinari sisi dunia. Perlahan sinarnya menguning dan makin tenggelam di arah barat. Tak ingin melewatkan moment yang indah itu ku abadikan dengan kamera pocket ku.


Seiring terbenamnya matahari, air lautpun mulai pasang dan langit perlahan mulai gelap. Pengunjung pantai mulai meninggalkan pantai, bersiap untuk menjemput rutinitas aktivitas keesokan harinya. Perjalanan kamipun hari itu diakhiri dengan menyantap sepotong roti dan pisang bakar keju.

Berbekal semangat baru setelah menyegarkan pikiran dengan berkunjung ke pantai Parangtritis siap menyongsong esok hari.